Tela-Tela Kak Nur: Cemilan Ubi Goreng yang Menghasilkan Cuan
Ubi jalar adalah salah satu bahan pangan yang populer di Indonesia, terutama karena rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut setelah dimasak. Namun, siapa sangka bahwa ubi jalar bisa menjadi cemilan yang sangat digemari oleh anak-anak? Inilah yang dilihat oleh Nurhayani Btr sebagai peluang bisnis yang menjanjikan. Ia berinisiatif untuk mengolah ubi jalar menjadi cemilan goreng yang disebut Tela-Tela dan menjadikannya ladang bisnis untuk menghasilkan cuan.
Nurhayani Btr, yang akrab dipanggil Kak Nur, melihat potensi besar dalam mengolah ubi jalar menjadi cemilan goreng. Ia kemudian memutuskan untuk menjadikan olahan ubi ini sebagai bisnis utama. Melalui pelatihan wirausaha yang diadakan di kantor camat Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kak Nur belajar tentang branding dan pemasaran. Dari sinilah lahir nama usahanya: Tela-Tela Kak Nur.
Proses Pembuatan Tela-Tela yang Sederhana
Salah satu keunggulan dari Tela-Tela Kak Nur adalah proses pembuatannya yang sangat sederhana dan tidak memakan waktu lama. Berikut adalah langkah-langkah dalam pembuatan Tela-Tela:
Mengupas Ubi Jalar: Pertama-tama, ubi jalar dikupas hingga bersih. Pastikan untuk memilih ubi jalar yang berkualitas baik agar hasilnya maksimal.
Memotong Ubi Jalar: Setelah dikupas, ubi jalar dipotong-potong sesuai selera. Potongan-potongan ini bisa berbentuk dadu kecil atau batang-batang panjang tergantung pada preferensi.
Mengukus dengan Bumbu: Potongan ubi jalar kemudian dikukus bersama dengan bumbu. Bumbu ini bisa berupa campuran garam, bawang putih, dan rempah-rempah lainnya sesuai dengan cita rasa yang diinginkan. Proses pengukusan ini bertujuan untuk memberikan rasa yang meresap ke dalam ubi serta membuatnya lebih empuk.
Menggoreng Ubi: Setelah dikukus, ubi jalar siap untuk digoreng. Proses penggorengan ini harus dilakukan dengan minyak yang cukup panas agar ubi jalar menjadi renyah di luar namun tetap lembut di dalam.
Tela-Tela Siap Disajikan: Setelah digoreng, Tela-Tela siap disajikan. Cemilan ini bisa dinikmati dengan berbagai macam saus atau bumbu tabur seperti keju, balado, atau barbeque sesuai dengan selera.

Meskipun bisnis ini terlihat kecil, Kak Nur melihat potensi pasar yang sangat besar, terutama di kalangan anak-anak. Cemilan seperti Tela-Tela sangat digemari oleh anak-anak karena rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah. Selain itu, ubi jalar juga dikenal sebagai sumber karbohidrat yang sehat, sehingga cemilan ini bisa menjadi alternatif yang lebih baik dibandingkan cemilan-cemilan lain yang mungkin kurang sehat.
Berkat pelatihan wirausaha yang diikuti, Kak Nur memahami pentingnya branding dalam mengembangkan bisnis. Nama "Tela-Tela Kak Nur" dipilih untuk memberikan identitas yang kuat pada produk. Nama ini tidak hanya mudah diingat, tetapi juga memberikan kesan personal dan kedekatan dengan konsumen. Selain itu, Kak Nur juga aktif memasarkan produknya melalui media sosial dan berbagai acara lokal untuk meningkatkan visibilitas dan menarik lebih banyak pelanggan.

Usaha Tela-Tela Kak Nur kini mulai dikenal luas di Kabupaten Tapanuli Selatan. Banyak anak-anak dan bahkan orang dewasa yang menyukai cemilan ini. Selain dijual di kios miliknya, Kak Nur juga menerima pesanan untuk berbagai acara seperti ulang tahun, arisan, dan acara-acara lainnya. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kualitas produk yang selalu dijaga dan inovasi dalam varian rasa yang ditawarkan.
Seperti bisnis pada umumnya, Tela-Tela Kak Nur juga menghadapi berbagai tantangan, mulai dari persaingan dengan produk serupa hingga fluktuasi harga bahan baku. Namun, dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, Kak Nur optimis bahwa usahanya akan terus berkembang. Ia berharap dapat membuka cabang di daerah lain dan menjadikan Tela-Tela Kak Nur sebagai cemilan yang dikenal di seluruh Indonesia.
Tela-Tela Kak Nur adalah contoh nyata bagaimana ide sederhana bisa menjadi peluang bisnis yang menguntungkan. Dengan kreativitas dan kerja keras, Nurhayani Btr berhasil mengubah ubi jalar menjadi cemilan yang disukai banyak orang dan menghasilkan cuan. Proses pembuatan yang sederhana, target pasar yang tepat, serta strategi branding yang efektif menjadi kunci keberhasilan usahanya. Semoga Tela-Tela Kak Nur terus berkembang dan menginspirasi banyak orang untuk memulai usaha dari hal-hal sederhana di sekitar mereka.